Statistik

≈ Tulisan: 1701 tulisan
≈ Kategori: 32 kategori
≈ Komentar: 12088 komentar
≈ Hit: 2.110.906 kali

Kingkilaban

Katumbiri

Taman Sekar

Arsip: Artikel Indonesia

Kategori: Artikel Indonesia | Diterbitkan pada: 14-07-2011 | Tak ada komentar »

Oleh SONI FARID MAULANA

Konon sebagaimana dikatakan lip, usaha penerbitan buku ini sudah diupayakannya sejak sebelas tahun yang lalu. Dalam pengertian lebih lanjut sebelum jadi buku teks, puisi terjemahan ini sudah ada sebelas tahun lalu. Pastilah hasil terjemahan ini sudah dibaca dan dipertimbangkan dengan matang. Akan tetapi kenyataannya, sayang sungguh sayang, ketika saya membacanya dengan cermat, banyak sekali kejanggalan dalam upaya penerjemahan ini. Kejanggalan itu antara lain tidak hanya terdapat pada diksi yang hilang dalam penerjema-haannya, tetapi juga pada logika kalimat dan logika terjemahan itu sendiri. . .

Kategori: Artikel Indonesia | Diterbitkan pada: 26-01-2011 | Tak ada komentar »

Oleh DHIPA GALUH PURBA
TELAH terjadi diskriminasi dalam pelaksanaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Bandung, yang berlangsung pada 5 Desember 2010. Tepatnya ketika seorang pelamar tunanetra bernama Adang Lasmana, S.Pd. terpaksa harus mengubur harapannya untuk menjadi PNS. Pasalnya, Adang dilarang mengikuti seleksi CPNS, dengan alasan tunanetra. Padahal, Adang telah dinyatakan lulus seleksi administrasi, dan […]

Kategori: Artikel Indonesia | Diterbitkan pada: 17-11-2010 | 2 Komentar »

Surat Terbuka untuk Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat

Oleh DADAN SUTISNA

AKSARA Sunda merupakan kekayaan budaya, bentuk kreatifitas karuhun Sunda, yang harus dipelihara dan dikembangkan. Sebelumnya, masyarakat Sunda mengenal berbagai jenis aksara, antara lain Cacarakan—yang awalnya sering diakui sebagai aksara Sunda, tetapi sesungguhnya aksara tersebut milik masyarakat Jawa. Kemudian berkat perjuangan para ahli filologi dan sejarah, melalui berbagai penelitian dan pengkajian, ternyata masyarakat Sunda pun memiliki aksara sendiri. Dan itulah yang menjadi cikal bakal disusunnya perda aksara Sunda.

Kategori: Artikel Indonesia | Diterbitkan pada: 18-10-2010 | Tak ada komentar »

Oleh Dhipa Galuh Purba

KOMPAS JAWA BARAT , 16 OKTOBER 2010

Orang Sunda menyebut atasan dengan dunungan. Presiden adalah dunungan di lembaga eksekutif. Namun, pada realitasnya saat ini, tampaknya presiden pun sekaligus menjadi dunungan dari lembaga legislatif dan yudikatif. Sebab, Susilo Bambang Yudhoyono merupakan dunungan dari ketua DPR di partainya. Wajar jika ketua DPR senantiasa bersikap sumuhun dawuh pada setiap kebijakan presiden.

Kategori: Artikel Indonesia | Diterbitkan pada: 27-01-2010 | 1 Komentar »

palagan-teaterOleh DHIPA GALUH PURBA

PIKIRAN RAKYAT , 24JANUARI 2010

Proses penggarapan drama Sunda bagi anak-anak sekolah merupakan salah satu aplikasi nyata dari pelajaran bahasa Sunda dan seni budaya. Sayang sekali, pelajaran bahasa Sunda di sekolahan hanya menjadi muatan lokal (mulok) yang nilainya tidak memengaruhi kelulusan. Padahal, amanat pemeliharaan seni budaya Sunda telah diperkuat oleh Perda Kebudayaan Jabar 2003. Selain itu, UUD 1945 Amandemen telah menegaskan, “Negara menghormati dan memelihara bahasa daerah sebagai kekayaan budaya nasional” (Pasal 32, ayat 2). Pemerintah pusat telah menyadari betapa pentingnya peran bahasa daerah untuk kemajuan bahasa nasional dan kebudayaan nasional. Bahkan di tingkat internasional, kelangsungan bahasa indung sangat dihargai. Pada 21 Februari 1999, UNESCO (United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization) telah mendeklarasikan Hari Bahasa Ibu Internasional (Mother Tongue). Sampai sekarang, Hari Bahasa Ibu Internasional diperingati setiap tanggal 21 Februari.

Kategori: Artikel Indonesia | Diterbitkan pada: 27-01-2010 | Tak ada komentar »

lorong_teaterOleh AHDA IMRAN

PIKIRAN RAKYAT , 24JANUARI 2010

Kenyataan semacam ini tak ayal membuat banyak orang tergoda untuk membandingkannya dengan sejumlah program yang mendapat dukungan penuh dari pemerintah. Termasuk apa yang sempat menjadi isu hangat ketika Pemprov Jabar sempat berencana membiayai pembuatan film “Perang Bubat” yang memakan dana Rp 6 miliar. Inilah yang membuat Dhipa Galuh Purba membandingkannya dengan anggaran penyelenggaraan FDBS, yang menurutnya bagai ”cicak dan dinosaurus”!

Kategori: Artikel Indonesia | Diterbitkan pada: 27-01-2010 | Tak ada komentar »

teater-pecutOleh GODI SUWARNA

PIKIRAN RAKYAT , 24JANUARI 2010

Ketika FDBS 2008 tengah berlangsung dengan serunya, seorang Kadisbudpar Jabar saat itu, bukannya memberi dorongan, beliau malah berkomentar sangat miring di sebuah harian; bahwa teater Sunda sudah ketinggalan zaman, baik mutu pementasannya maupun isi naskah-naskahnya. Padahal, beliau cuma nongol saat acara pembukaan FDBS, tidak pernah sekali pun melongok orang berlomba. Keruan saja, pernyataan gegabah seperti itu sungguh sangat menggemparkan. Peserta, panitia dan sejumlah seniman simpatisan lainnya murang-maring di Rumentang. Dadi P. Danusubrata yang bergodeg dan berkumis lebat serupa Jante Arkidam, sampai meneteskan air mata, lantas tersedu-sedu, mungkin saking geram campur sedih yang mendalam.

Kategori: Artikel Indonesia | Diterbitkan pada: 07-01-2010 | 2 Komentar »

KOMPAS JABAR, SELASA, 05 JANUARI 2010

Oleh Dhipa Galuh Purba

Kemalasan panitia pun dapat terlihat pula dalam profil Ibu Iyar Wiarsih, salah satu peraih Anugerah Budaya Kota Bandung 2009, dan satu-satunya profil yang tidak disertai foto. Ibu Iyar atau Mamah Iyar adalah tokoh legendaris yang foto-fotonya bisa diunduh di internet atau diambil di media massa cetak jika panitia keberatan menemui beliau di tempat tinggalnya untuk sekadar memotret. Kemalasan panitia juga tampak dari uraian profil Hendarso, yang jelas sekali mengambil tulisan dari http://manuskripkesunyian.wordpress.com tanpa mau menuliskan sumber tersebut.

Kategori: Artikel Indonesia | Diterbitkan pada: 25-09-2009 | 3 Komentar »

Oleh Dhipa Galuh Purba

Beruntung Bandung memiliki sastrawan dan pencipta lagu yang piawai meracik lirik dan memanggungkan senandung. Nama Bandung melambung melalui lantunan lagu, dari jenis kawih, tembang, katem, sampai bandungan. Berbagai tema diangkat dalam rumpaka (lirik/syair) yang berkenaan dengan Bandung.

Pencarian


InstaForex