Arsip: Suatu Hari
Kategori: Suatu Hari | Diterbitkan pada: 02-06-2009 | 1 Komentar »
By DHIPA GALUH PURBA
For: someone in Pulogebang
The night long I passed throuht dreams:
In darkness, I wrestle with you
I wrestle with you… with love
And as for love’s caress
We hate silence!!!
We like wrestle with love
We hate silence…
Thank you for your every coming
Kategori: Suatu Hari | Diterbitkan pada: 18-05-2009 | Tak ada komentar »
Catatan Kecil DHIPA GALUH PURBA
Pesta besar-besaran telah berlangsung di gedung Sasana Budaya Ganesha Bandung, seiring dengan deklarasi calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) SBY-Budhiono. Megah, meriah, dan sumringah. Sama sekali tidak mempedulikan aksi demontrasi mahasiswa yang menolak pendeklarasian SBY-Budhiono. Pasangan ini didukung oleh lebih dari 20 partai kontestan pemilu 2009. Diantaranya adalah PKS (Partai keadilan sejahtera), PKB (Partai Kebangkitan Bangsa), PPP (Partai persatuan Pembangunan), PAN (Partai Amanat Nasional), dsb.
Kategori: Suatu Hari | Diterbitkan pada: 17-04-2009 | Tak ada komentar »
Catatan PIPIET SENJA
“Ternyata pintu masuk bandara diblokir oleh serombongan pengunjuk rasa. Mereka tampak sangar dengan membawa pentungan dan golok segala. Tidak ada sebuah kendaraan atau seorang pun yang diizinkan masuk. Wah gimana nih? Acara di Palembang tak mungkin ditunda atau dibatalkan…”
Kategori: Suatu Hari | Diterbitkan pada: 07-04-2009 | 4 Komentar »
Catatan Kecil DHIPA GALUH PURBA
Saya masih ingat bagaimana semangat Pius ALDERA (Aliansi Demokrasi rakyat) berorasi di mimbar, membangkitkan semangat untuk mendobrak rezim orde baru. Saya pun sempat bertukar pikiran dengan Pius selepas dia berorasi. Dia memberikan ikat kepala berwarna merah, bertuliskan tangannya sendiri “ALDERA”. Dia pun menulis nomor pager di buku alamat saya dengan tangannya sendiri.
Kategori: Suatu Hari | Diterbitkan pada: 07-04-2009 | 2 Komentar »
Catetan DHIPA GALUH PURBA
Rada ngadégdég mimitina mah rék tepung téh… sieun kitu, sieun kieu. Tapi lahaola wé, da lain rék niat jahat ieuh, malah rék mayar hutang apan. Barang srog paamprok… duh… kayungyun teuing, ayeuna mah Néng Riska téh dijilbab. Ieu artis kakoncara téh tetep soméah, daréhdéh, matak kataji sing saha baé nu aya caketeunana. Ngan, baheula mah dedegan kuring téh jauh sahandapeun Riska. Ari ayeuna mah kuring siga leuwih kolot batan Riska. Kuring mah asa téréh pisan ngolotan téh, ari Riska tetep rancunit, soméah, taya cawadeunana.
Kategori: Suatu Hari | Diterbitkan pada: 31-03-2009 | Tak ada komentar »
Tentu bukan Abu Jahal beneran. Kebetulan saja, saya sedang mengenakan kostum tokoh “abu Jahal” ketika turut mendukung pergelaran Teater Senapati berjudul HAMZAH SANG SINGA ALLOH, karya/sutradara Rosyid E. Abby.
Kategori: Suatu Hari | Diterbitkan pada: 26-02-2009 | 2 Komentar »
—Untuk seseorang di Pulo Gebang
Aku ragu mengatakannya
sebab tak kuasa terpisah darimu
Aku ragu mengungkapkannya
karena namamu bergemuruh di relung kalbu
Kategori: Suatu Hari | Diterbitkan pada: 05-01-2009 | Tak ada komentar »
DALAM buku berjudul Belajar Mudah Menggunakan Internet; Kiat Cepat Memahami Dunia Maya, yang ditulis oleh Dadan Sutisna (CV. Citra Karya Utama, Bandung, 2007), dijelaskan bahwa situs http://galuh-purba.com dikategorikan sebagai blog. Memang benar, ketika pertama kali membuat situs ini, saya hanya berniat untuk membuat blog. Awalnya saya hanya menulis catatan pribadi ditambah tulisan-tulisan yang sudah dimuat di beberapa media massa cetak. Selanjutnya saya pun menampilkan tulisan-tulisan karya orang lain dengan tetap menghargai hak ciptanya serta menjunjung etika di dunia maya. Saya tetap mencantumkan nama penulisnya beserta nama media massa cetak yang telah memuatnya. Jika tulisan yang saya tampilkan berasal dari website lain, maka saya pun mencantumkan alamat website tersebut.
Kategori: Suatu Hari | Diterbitkan pada: 19-12-2008 | 25 Komentar »
Wina Juliana, penyanyi pop Sunda yang melantunkan lagu “Indung” dan “Budak Saha’ akhirnya berhasil dijumpai. Saya sengaja berkunjung ke rumahnya di wewengkon Jajaway, Dago. Maksudnya untuk bersilaturahmi, dan mengundang Wina beserta ibunya untuk mengisi acara di PESTA BUKU BANDUNG 2009, yang akan digelar 4-10 Februari 2009 di Landmark Convention Hall, Jl. Braga 129, Bandung.