Statistik

≈ Tulisan: 1701 tulisan
≈ Kategori: 32 kategori
≈ Komentar: 12061 komentar
≈ Hit: 2.104.732 kali

Kingkilaban

Katumbiri

Taman Sekar

Arsip: Tourism

Kategori: Tourism | Diterbitkan pada: 11-12-2008 | 9 Komentar »

Oleh ROCHAJAT HARUN

Objek-objek wisata yang dimiliki kota Cirebon, sebagian besar merupakan objek-objek wisata budaya, baik dalam bentuk fisik maupun non fisik. Untuk melengkapi pelancongan dan wisatanya, terutama bagi yang ingin menikmati alam wisata, biasanya pengunjung atau wisatawan terus pergi ke wilayah kabupaten Cirebon, Kuningan, Majalengka atau Indramayu.

Kategori: Tourism | Diterbitkan pada: 07-12-2008 | 1 Komentar »

Oleh ROCHAJAT HARUN

Salah satu upaya yang sangat menentukan keberhasilan Pemasaran Produk Pariwisata adalah Penelitian Pemasaran (Marketting Research). Pada umumnya Research diartikan sebagai aktivitas mengumpulkan, mencatat dan menganalisa data dan fakta. Sedangkan yang dimaksudkan dengan marketing research adalah penyelidikan yang dilakukan terhadap aktivitas pembelian dan penjualan serta usaha-usaha penyampaian barang-barang dan jasa-jasa dari produsen kepada konsumen.

Kategori: Tourism | Diterbitkan pada: 07-12-2008 | 2 Komentar »

Oleh ROCHAJAT HARUN

Sebagai ilustrasi, kita ambil contoh tindakan yang pernah dilakukan oleh Presiden Amerika Lindon B. Johnson dalam mengatasi orang-orang Amerika agar tidak melakukan perjalanan ke luar negeri dan agar berlibur saja di dalam negeri. Hal ini merupakan suatu periode yang sangat buruk bagi maskapai pener­bangan, Tour Operator, Travel Agent di Amerika Serikat pada waktu itu.

Kategori: Tourism | Diterbitkan pada: 05-12-2008 | 5 Komentar »

Oleh ROCHAJAT HARUN

Dalam tahun 1970 tercatat 41% wanita bekerja diperusahaan-perusahaan dan dalam tahun 1980, angka tersebut lebih besar lagi diperkirakan sebesar 60%. Ini berarti diperlukan peningkatan pelayanan penyediaan makanan yang lebih cepat (to serve fast foods) bagi mereka yang makan di luar rumah. Belum lagi para wisatawan yang jumlahnya semakin meningkat setiap tahun, yang dengan sendirinya memerlukan pelayanan khusus pula.

Kategori: Tourism | Diterbitkan pada: 30-11-2008 | 3 Komentar »

Oleh ROCHAJAT HARUN

Lain halnya dengan “atraksi wisata” yang dalam hal ini merupakan sinonim dengan pengertian “entertainments”. Yaitu sesuatu yang dipersiapkan terlebih dahulu agar dapat dilihat, dinikmati dan yang termasuk dalam pengertian ini adalah, tari-tarian, nyanyian, kesenian rakyat tradisional, upacara adat, dan lain-lain. Tanpa ada suatu persiapan yang matang maka ia tidak akan merupakan atraksi vang dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan. Mungkin perbedaan kedua istilah ini merupakan sesuatu yang sifatnya “is a matter of feeling or taste” saja.

Kategori: Tourism | Diterbitkan pada: 30-11-2008 | Tak ada komentar »

Oleh ROCHAJAT HARUN

Sebagai sebuah Organisasi, Pariwisata merupakan suatu sistem, yang mempunyai unsur-unsur yang satu sama lain saling terkait dan berhubungan satu sama lain. Keberadaan (eksistensi) dan keeratan hubungan unsur-unsur itu menggambarkan sampai seberapa kuat Sistem Kepariwisataan tersebut. Apabila salah satu unsur tidak ada atau lemah, maka sudah dipastikan kesisteman pariwisata akan terganggu atau tersendat-sendat kegiatannya. Karenanya dalam mengelola kepariwisataan diperlukan Manajemen Pariwisata yang betul-betul handal dan tepat sasaran.

Kategori: Tourism | Diterbitkan pada: 29-11-2008 | 3 Komentar »

Oleh ROCHAJAT HARUN

Ada pen­dapat lain yang mengatakan bahwa untuk akomodasi wisatawan tidak mutlak harus berbentuk hotel yang mewah, asal saja me­menuhi syarat “comfort” dan kesehatan. Pendapat semacam ini ada benarnya, tetapi hanya terbatas untuk wisatawan secara individu (single-travel) yang tidak direncanakan melalui suatu Travel Agent atau Tour Operator.

Kategori: Tourism | Diterbitkan pada: 24-11-2008 | 17 Komentar »

Oleh ROCHAJAT HARUN

Beberapa teman yang pernah berkunjung ke Inggris dan Jerman mengemukan, bahwa disana terdapat istana-istana tua (castle), yang katanya banyak dihuni hantu, tapi laku dikunjungi para wisatawan. Mereka pada ingin menyaksikan keangkerannya. Bahkan ada diantara mereka yang berani nginap, dan bayar. Malahan ada yang berhasil mengabadikan hantu atau mahluk-mahluk halus tersebut dalam bentuk photo maupun Video. Barangkali hal ini menjadi pelajaran bagi kita, bahwa banyaknya bangunan-bangunan antik yang sampai kini dianggap angker karena dihuni oleh hantu atau mahluk-mahluk halus, kiranya dapat dijadikan Objek Wisata jenis baru yang disebut Wisata Mistik atau Wisata Hantu. Tidak hanya sekadar ditayangkan pada acara Uka-uka di televisi beberapa waktu yang lalu.

Kategori: Tourism | Diterbitkan pada: 23-11-2008 | 11 Komentar »

Oleh ROCHAJAT HARUN

Pada tahun 1992, dalam United Nation Conference on Environment and Development -the Earth Summit- di Rio de Janeiro, dirumuskan program tindak yang menyeluruh hingga abad ke-21 yang disebut Agenda 21, yang kemudian diadopsi oleh 182 negara peserta konferensi termasuk Indonesia. Agenda 21 merupakan cetak biru untuk menjamin masa depan yang berkelanjutan dari planet bumi dan merupakan dokumen semacam itu yang pertama mendapatkan kesepakatan internasional yang sangat luas, menyiratkan konsensus dunia dan komitment politik di tingkat yang paling tinggi. Pertemuan Rio ditindaklanjuti dengan Konferensi Dunia tentang Pariwisata Berkelanjutan pada tahun 1995 yang merekomendasikan agar setiap pemerintahan negara dan daerah, segera menyusun rencana tindak (action plan) pembangunan berkelanjutan dibidang kepariwisataan, serta merumuskan, mempromosikan serta mengusulkan Piagam Pariwisata Berkelanjutan.

Pencarian


InstaForex