Sungkawa di Tanah Singa

 Sajak DHIPA GALUH PURBA

 

Sungkawa luruh dari palung kalbu

Melepas sang Imam ke pelukan-Nya

Terkutuklah angkara yang mencabik

Menyemai maut di tanah saudaraku

Iran Tercinta

 

Mereka menyulut api

mereka menabur duri

Dan kau bangkit

memahat harga diri

Sebab tanahmu

menyimpan jejak Sang Singa

bukan untuk diinjak penjajah

Bukan pula ladang

bagi iblis bertopeng manusia

 

Iran, aku terpaku pada gelora nyalimu

Pada teguh karang yang membalut pribadimu

Meski dikepung badai dari tiap penjuru

Kau tetap berdiri kokoh, tak tergoyahkan

 

Maafkan tanganku tanpa daya

Hanya mampu menadah dan memohon

pada Yang Maha Cahaya

Jayalah Iran

Saudaraku… Iran tercinta

 

19 Ramadhan, 1447 H





0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama